Instrumen Difraksi Elektron LADP-21
Eksperimen difraksi elektron termasuk di antara eksperimen fisika modern penting yang telah memenangkan Hadiah Nobel. Pada tahun 1927, Debye dan Goudineau pertama kali secara eksperimental memverifikasi hipotesis de Broglie tentang dualitas gelombang-partikel partikel mikroskopis, meletakkan dasar eksperimental untuk fisika kuantum modern. Difraktometer elektron memainkan peran penting dalam teknik pengujian analitik modern. Difraktometer elektron LADP-21 terutama digunakan untuk mengamati fenomena difraksi elektron polikristal dan memverifikasi sifat gelombang partikel mikroskopis. Selain itu, karena presisinya yang tinggi, difraktometer elektron LADP-21 dapat menurunkan konstanta kisi polikristal berdasarkan hubungan antara jari-jari cincin difraksi, energi kinetik elektron, dan indeks Miller.
Parameter teknis difraktometer elektron LADP-21:
1.Tegangan input: AC 220V 50/60Hz
2.Tegangan anoda: DC 0-19 KV kontinu, tampilan tiga setengah digit.
3.Tegangan filamen: AC 6,5V
4.Arus: 0,8mA
5.Ukuran layar: diameter 130 mm
6.Sampel difraksi: emas polikristalin Au, diameter sampel difraksi 15 mm.
7.Diameter garis difraksi kurang dari 0,5 mm.
8.Metode perpindahan berkas elektron mengadopsi metode perpindahan elektrostatik.
9.Ukuran: 360mm x 200mm x 520mm
10.Kemasan luarnya berupa kotak instrumen tahan benturan yang terbuat dari aluminium-plastik.
11.Diagram cincin difraksi elektron









